X
    Categories: Info Kehamilan

Posisi Berhubungan Intim Yang Aman Saat Hamil

Beritau Bunda Yang Lain

Posisi Berhubungan Intim Yang Aman Saat Hamil  – Berhubungan intim telah menjadi kebutuhan primer bagi setiap pasangan yang sudah menikah .

Terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan momongan ,Selain bagi yang ingin mendapatkan momongan bagi yang akan mendapatkan momongan seperti ibu hamil pun juga membutuhkannya . Dan faktanya beberapa ibu hamil pun sering mengidam berhubungan intim dengan sang suami .

Posisi Berhubungan Intim Yang Aman Saat Hamil

Berhubungan intim saat hamil memiliki manfaat dan resiko tersendiri namun secara umum berhubungan intim saat hamil sangatlah aman .


Dan untuk menikmati berhubungan intim saat hamil berikut ini kami pilihkan Posisi Berhubungan Intim Yang Aman Saat Hamil :

  • WOT (Women On Top)

Dengan posisi ibu hamil yang berada di atas dan suami berada di bawah dapat memungkinkan ibu hamil mengatur posisi yang membuatnya nyaman .

Mengatur ritme permainan dan membuat ibu hamil merasa nyaman saat berhubungan intim . Keuntungan posisi ini dapat membuat ibu hamil mengatur penertrasinya sehingga lebih aman untuk ibu hamil .

  • Missionary

Posisi ini dapat menguntungkan kedua belah pihak ,karena baik suami atau ibu hamil dapat mengontrol kenyamanan nya sendiri .

Gunakan posisi missionary seperti biasa jangan yang klasik karena dapat menganggu kenyamanan ibu hamil .

  • Posisi Menyamping

Dengan posisi menyamping dan membelakangi pasangan ini akanmembuat ibu hamil merasa nyaman dan memperoleh kenikmatan tersendiri yang di dapat dari pasangan .

Dengan ini posisi ini pun dapat membuat pasangan menyentuh bagian sensitive ibu hamil sehingga berhubungan intim menjadi lebih menyenangkan .

Berhubungan intim saat hamil boleh boleh saja namun perlu di perhatikan faktor keamanannnya , Karena menurut dr Tri Yuniarti, SpOG,Spesialis Kebidanan RS Yadika Berhubungan intim saat hamil sebenarnya aman di lakukan asal tahu batas batas keamanan yang boleh di lakukan “Sebenarnya yang berbahaya bukan berhubungan intim saat hamilnya melainkan sperma yang masuk ke rahim saat hamil ” .

Sperma tidak memiliki manfaat untuk janin namun sperma dapat memicu reaksi kontraksi dini sehingga dapat menyebabkan kelahiran prematur .

Berhubungan intim dapat sangat aman di lakukan pada trimerster pertama hingga usia tujuh bulan , dan kurangi atau berhenti berhubungan setelah usia kehamila mencapat tujuh sampai sembilan bulan .

karena pada usia kehamilan ini perut sudah membesar dan sulit untuk berhubungan itim dan akan lebih memberi tekanan pada perut sehingga berbahaya bagi janin

Beritau Bunda Yang Lain
obatibuhamil :